info lowongan kerja terbaru - kerja di rumah

Bahaya Semburan AC dan Kipas Angin.

Semburan udara AC & kipas angin langsung mengenai wajah, kepala, dan leher dalam waktu lama (misalnya saat tidur malam),dapat menyebabkan beberapa gangguan saraf:


Bell's palsy (kelumpuhan wajah sesisi).
Penyakit ini menyebabkan terjadinya pembengkakan saraf wajah (saraf ke-7)
satu sisi.Biasanya penderita akan merasa salah satu matanya pedih ketika
cuci muka, karena mata itu tak dapat dipejamkan. Ia juga sulit berkumur,
mulutnya miring/mencong, bicaranya pelo, saat minum airnya akan meler, dan
pengecapan lidah berkurang. Penemuan terakhir menunjukkan adanya kemungkinan
infeksi virus yang terbawa oleh udara atau angin.

Penyakit ini sering dijumpai dan biasanya menyerang remaja dan dewasa muda.
Bila terjadi pada orang tua harus dipikirkan kemungkinan gejala stroke.
Bell's palsy dapat disembuhkan bila cepat ditangani. Terapinya bisa dengan
obat antiinflamasi/antiedema, antivirus dan vitamin saraf. Penderita juga harus melakukan senam muka (facial exercise). Pasien biasanya akan pulih dalam waktu 1-6 minggu.

Tortikolis (leher tengeng/salah bantal)
Penyakit ini biasanya terjadi saat orang bangun tidur. Penderita merasa
lehernya kaku, tidak bisa menengok kesatu sisi, juga nyeri seperti disetrum
bila dipaksakan bergerak. Bila bicara atau batuk akan terasa sakit. Penyakit ini dapat diobati dengan suntikan pada titik-titik nyeri di leher serta pemberian obat antiradang.
Bila perlu bisa dilakukan terapi pemanasan.

Frozen shoulder (bahu beku).
Penyakit ini biasanya timbul di saat bangun tidur pagi. Penderita tidak sanggup menggosok gigi dan menyisir rambut karena pergelangan bahunya terasa sakit bila lengan diangkat atau digerakkan. Bila tidak diobati tentu akan membatasi pergerakan bahu, dan bila penyakitnya menahun perlu dilakukan tindakan operasi. Pengobatannya terdiri dari pemberian obat anti-radang, anti nyeri dan suntikan pada pergelangan bahu. Juga perlu terapi pemanasan ditambah latihan bahu.

Carpal tunnel syndrome.
Adalah penyakit dengan gejala kesemutan dan nyeri pada tangan terutama 3 jari pertama (ibu jari, telunjuk, dan jari tengah). Gejala akan lebih terasa pada malam hari dalam ruang ber-AC. Gejala itu disebabkan adanya pembengkakan saraf yang melewati terowongan di pergelangan tangan. Penyakit ini dapat disembuhkan bila cepat ditangani.

baca selanjutnya...

Demam berdarah.

Adalah demam yg disertai perdarahan bawah kulit,selaput hidung dan lambung yg disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui nyamuk Aedes Aegypti.
Tanda-tanda demam berdarah:
1.Mendadak panas tinggi selama 2 sampai 7 hari
2.Tampak bintik-bintik merah pada kulit
3.Kadang-kadang terjadi pendarahan di hidung (mimisan)
4.Mungkin terjadi muntah atau berak darah
5.Sering terasa nyeri di ulu hati
6.Bila sudah parah, penderita gelisah. Tangan dan kakinya dingin dan berkeringat.

Dalam beberapa hari saja keadaan penderita dapat menjadi parah, dan dapat menyebabkan kematian.

Tindakan yang harus dilakukan bila ada penderita demam berdarah:
1.Pertolongan pertama yang penting memberi minum sebanyak mungkin
2.Kompres
3.Beri obat turun panas
4.Selanjutnya penderita segera dibawa ke dokter/Puskesmas yang terdekat untuk diperiksa. Bila diduga terserang Demam Berdarah akan dikirim ke Rumah Sakit untuk dirawat.
5.Lapor segera ke Puskesmas / Dinas Kesehatan setempat dengan membawa surat dari Rumah SakitSelanjutnya akan dilakukan tindakan penanggulangan di daerah rumah penderita dan sekitarnya.

Cara penularan demam berdarah:
Anak yang sakit demam berdarah di dalam darahnya mengandung virus. Bila anak ini digigit nyamuk Aedes Aegypti maka bibit penyakit ikut terhisap masuk ke dalam tubuh nyamuk. Dan bila nyamuk tersebut menggigit anak lain (anak sehat), maka anak itu akan dapat ketularan penyakit ini.

Ciri-ciri nyamuk penyebab penyakit demam berdarah (nyamuk Aedes Aegypti):
1.Badan kecil, warna hitam dengan bintik-bintik putih
2.Hidup di dalam dan di sekitar rumah
3.Menggigit/menghisap darah pada siang hari
4.Senang hinggap pada pakaian yang bergantungan dalam kamar
5.Bersarang dan bertelur di genangan air jernih di dalam dan di sekitar rumah bukan di got/comberan
6.Di dalam rumah: bak mandi, tampayan, vas bunga, tempat minum burung, perangkap semut dan lain-lain.

Di luar rumah: drum, tangki penampungan air, kaleng bekas, ban bekas, botol pecah, potongan bamboo, tempurung kelapa, dan lain-lain.

Cara pencegahan penyakit demam berdarah:
Demam berdarah dapat dicegah dengan memberantas jentik-jentik nyamuk Demam Berdarah (Aedes Aegypi) dengan cara melakukan PSN (Pembersihan Sarang Nyamuk).Upaya ini merupakan cara yang terbaik, ampuh, murah, mudah dan dapat dilakukan oleh masyarakat, dengan cara sebagai berikut:

1.Bersihkan (kuras) tempat penyimpanan air (seperti : bak mandi / WC, drum, dan lain-lain) sekurang-kurangnya seminggu sekali. Gantilah air di vas kembang, tempat minum burung, perangkap semut dan lain-lain sekurang-kurangnya seminggu sekali
2.Tutuplah rapat-rapat tempat penampungan air,agar nyamuk tidak dapat masuk dan berkembang biak di tempat itu
3.Kubur atau buanglah pada tempatnya barang-barang bekas, seperti kaleng bekas, ban bekas, botol-botol pecah, dan lain-lain yang dapat menampung air hujan, agar tidak menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Potongan bamboo, tempurung kelapa, dan lain-lain agar dibakar bersama sampah lainnya
4.Tutuplah lubang-lubang pagar pada pagar bambu dengan tanah atau adukan semen
5.Lipatlah pakaian/kain yang bergantungan dalam kamar agar nyamuk tidak hinggap disitu
6.Untuk tempat-tempat air yang tidak mungkin atau sulit dikuras, taburkan bubuk ABATE ke dalam genangan air tersebut untuk membunuh jentik-jentik nyamuk. Ulangi hal ini setiap 2-3 bulan sekali

Takaran penggunaan bubuk ABATE adalah sebagai berikut: Untuk 10 liter air cukup dengan 1 gram bubuk ABATE. Untuk menakar ABATE digunakan sendok makan. Satu sendok makan peres berisi 10 gram ABATE.

Bila memerlukan ABATE kurang dari 10 gram, maka dapat dilakukan sebagai berikut:
•Ambil 1 sendok makan peres ABATE dan tuangkan pada selembar kertas
•Lalu bagilah ABATE menjadi 2, 3, atau 4 bagian sesuai dengan takaran yang dibutuhkan

Setelah dibubuhkan ABATE maka:
1.Selama 3 bulan bubuk ABATE dalam air tersebut mampu membunuh jentik Aedes Aegypti
2.Selama 3 bulan bila tempat penampungan air tersebut akan dibersihkan/diganti airnya, hendaknya jangan menyikat bagian dalam dinding tempat penampungan air tersebut.

baca selanjutnya...

Tips bersikap menghadapi kesalahan di tempat kerja.

Pernahkah Anda melakukan suatu kesalahan? Hampir setiap orang pernah melakukannya. Terlebih lagi mereka yang setiap harinya berinteraksi dengan orang lain di tempat kerja.Tetapi melakukan kesalahan yang memalukan adalah hal lain yang mungkin sulit dihapus begitu saja. Anda malu, itu pasti. Anda mungkin juga merasa takut, cemas, gelisah, tidak enak hati, dan sebagainya. Itu adalah reaksi spontan.Namun demikian anda perlu mengambil sikap agar Anda bisa segera mencairkan suasana dengan segera.

Beberapa tips yg mungkin dapat membantu anda.
•Minta maaf setulus hati
Tunjukkan permintaan maaf yang spontan dan tulus. Permintaan maaf semestinya bukan sekedar tuntutan moral, melainkan juga dorongan rasa bersalah dari dalam diri dan keinginan untuk memperbaiki keadaan. Percayalah, semua orang berjiwa pemurah bila Anda menunjukkan penyesalan dan mau meminta maaf dengan setulus hati. Jadi, jangan tunda permintaan maaf Anda. Lakukan segera setelah kesalahan terjadi. Anda juga boleh mengulang permintaan maaf itu beberapa waktu kemudian. Namun jangan berlebihan sehingga merusak itikad baik Anda.

•Jangan menyalahkan orang lain atau mencari-cari alasan
Sesaat setelah melakukan kesalahan, mungkin Anda tertegun dan merasa bodoh. Lalu mencari berbagai alasan guna menutupi semua itu. Ini adalah reaksi wajar. Namun, mencari alasan dan menyalahkan orang lain hanya akan memperburuk keadaan. Pikullah tanggung jawab atas kesalahan itu dengan gagah berani.

•Jelaskan dan temukan sisi positif dari kesalahan
Kebanyakan kesalahan tak memerlukan penjelasan. Namun bila dikomunikasikan justru bisa membuka pintu saling pengertian yang lebih baik antara Anda dan orang lain. Ungkapkan perasaan Anda sejujurnya, gunakan kata-kata yang cerdas, dan biarkan orang lain memahami Anda. Di saat yang bersamaan, pahami kekecewaan dan kemarahan orang lain. Jadikan momen ini sebagai titik awal perbaikan pemahaman dan hubungan Anda.

•Lakukan langkah perbaikan
Permintaan maaf belumlah cukup. Anda harus membuktikannya dengan melakukan perbaikan. Sudah sepantasnya Anda mengganti kesalahan itu dengan ganjaran yang setimpal. Bila Anda menuangkan kopi ke kemeja seseorang, jangan ragu membeli kemeja yang serupa. Permintaan maaf mungkin hanya berada di bibir, Anda perlu meminta maaf melalui tindakan yang nyata.

•Terimalah kesalahan itu sebagai pelajaran
Bila kesalahan yang memalukan itu terjadi, terimalah bahwa itu telah terjadi. Ini adalah langkah terbaik untuk memaafkan diri Anda sendiri. Merasa bersalah itu boleh-boleh saja, namun bila Anda tak mampu menerima dan terus-menerus menyesalinya, itu sama dengan menyiksa diri. Belajarlah menertawakan kesalahan diri sendiri. Terkadang melakukan kesalahan sudah merupakan suratan takdir.

•Bertekadlah untuk tidak melakukan kesalahan yang sama
Tak ada orang yang begitu suci sehingga tak melakukan kesalahan sekali pun. Yang membedakan satu orang dengan yang lain adalah kemampuannya memetik pelajaran dari kesalahan itu, dan bertekad untuk tidak mengulanginya. Bila Anda tahu cara mengatasi suatu kesalahan, Anda menjadikannya sebagai batu pijakan pengembangan diri.

baca selanjutnya...

10 kebiasaan yang bisa merusak otak.

1.Tidak Sarapan Pagi
Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.

2.Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.

3.Merokok / smoking
Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.

4.Mengkonsumsi gula terlalu banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak

5.Polusi Udara / polution
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.

6.Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.

7.Menutup kepala saat tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.

8.Menggunakan pikiran saat sakit
Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.

9.Kurang menstimulasi pikiran
Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.

10.Jarang berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi kurang terlatih.

baca selanjutnya...

Arti berbagi yang sebenarnya.

Sepasang kakek-nenek datang ke restoran Mc Donald dengan saling menuntun.Mereka duduk disebuah bangku panjang berdua, disamping seorang anak muda.Si kakek segera berdiri dan memesan makanan, sebuah hamburger, seporsi kentang goreng dan segelas minuman. Setelah itu kembali duduk, membagi hamburger jadi 2 bagian,menghitung kentang goreng dengan cermat dan membagi adil dengan si nenek, kemudian mengambil dua sedotan, menaruh gelas minuman tepat ditengah meja.Si anak muda memperhatikan tingkah sepasang kakek-nenek itu dengan salut.Si kakek kemudian mulai makan bagiannya, sementara si nenek hanya memperhatikan.?
Si anak muda merasa kasihan, akhirnya mendekat dan berkata:"Kek boleh... Si Kakek jawab : "tidak usah terima kasih..kami selalu berbagi makanan yang sama". Sampai si kakek selesai makan, mengelap mulut dengan tissue, si nenek masih saja menunggu tanpa menyentuh makanan bagiannya. Si anak muda mendekat lagi, kali ini berkata : "Nek, boleh saya belikan makanan yang lain,mungkin nenek tidak suka yang ini?"Si Nenek jawab; "Tidak terimakasih."Terus si anak muda bertanya lagi, kalau begitu kenapa makanannya tidak nenek makan, katanya kalian suka berbagi?Kata si Nenek "SAYA SEDANG MENUNGGU GIGI......GANTIAN SAMA KAKEK!"

baca selanjutnya...

6 pelajaran dari buah hati kita.

Pengalaman adalah guru yang terbaik. Tentu Anda setuju dengan peribahasa ini, namun sebenarnya tak hanya pengalaman pribadi yang bisa menjadi guru. Tingkah laku anak-anak kita pun dapat menjadi guru yang baik bagi kita untuk belajar. Tanpa kita sadari mereka telah memberikan pelajaran yang baik. Apa saja yang mereka ajarkan ke kita sebagai orang tua?

1. Nikmati Hidup
Anak-anak selalu menikmati dan memberi perhatian penuh pada apa yang mereka lakukan. Itu sebabnya mereka enggan meletakkan mainannya untuk makan di meja atau pergi tidur. Kita memang harus berpindah dari aktivitas satu ke aktivitas lain, tapi secara tidak langsung anak-anak mengajari kita untuk menikmati hidup.

2. Maafkan Kesalahan
Pernahkah Anda marah dan membentak anak Anda? Setelah melihat air matanya, mungkin Anda akan menyesal dan meminta maaf. Anak-anak mudah membuat kita mengaku salah dan mereka selalu siap untuk berbaikan lagi. Tapi kita juga perlu menjaga perasaan orang lain dan siap untuk memperbaiki hubungan saat kita melakukan sesuatu yang kita sesali di kemudian hari.

3. Beri Kendali Pada Orang Lain
Anak-anak tahu mereka tidak dapat mengendalikan segalanya karena mereka biasa didoktrin apa saja yang harus mereka lakukan. Orang dewasa memiliki hidup yang lebih kompleks, tapi kita harus belajar membiarkan orang lain mengambil alih. Memang tidak gampang membiarkan orang mengambil alih dan membuat keputusan untuk kita, tapi kadang Anda bisa melakukannya. Sehingga Anda akan merasa beban yang ada di pundak sedikit berkurang. Paling tidak Anda akan merasakan adanya perasaan bebas dari tanggung jawab, seperti anak-anak.

4. Dunia Ini Indah
Hidup ini penuh dengan hal yang mengagumkan. Mata anak-anak melihat hal-hal yang indah yang biasanya tidak kita acuhkan, bunga dengan tangkai dan baunya yang khas, bayangan pohon di genangan air, kicau burung. Jika Anda berhasil menemukan keindahan dari hal-hal kecil, Anda tidak akan sulit menikmati hal-hal yang lebih besar.

5. Senyum untuk Semua Orang
Tak seorangpun bisa mengabaikan senyum seorang bayi. Tapi bukan cuma bayi yang punya kekuatan untuk menyebarkan kegembiraan: senyum lebar di wajah Anda akan mencerahkan hati setiap orang yang melihatnya.

6. Orang Lebih Berharga daripada Benda
Anak-anak mencintai barang-barangnya - boneka atau mobil-mobilan favoritnya mendapat tempat teratas dalam hati mereka. Tapi yang paling penting dalam hidup mereka adalah orang yang mereka cintai. Sangat indah, membuat Anda menyadari betapa berharganya keluarga bagi Anda.
Jadi, tak ada salahnya kan bila sesekali orang tua belajar pada anak-anak?

baca selanjutnya...

Menyimpan atau mengoleksi.

Jangan dibuang, itu masih perlu. Itu juga jangan, sayang kalau dibuang," ujar sang suami kepada istrinya yang tengah sibuk berbenah merapikan tumpukan di ruang kerja. Padahal, dalam tumpukan tersebut banyak ditemukan barang yang jelas sudah tidak dipakai, seperti hasil ujian suaminya ketika zaman sekolah dan agenda kerja 6 tahun lalu.

Jika pasangan adalah orang yang menyenangi kerapian dan kebersihan, maka ia punya kecenderungan membuang segala macam yang dianggap "sampah". Ia merasa bertanggung jawab atas kerapian dan kebersihan rumah. Tangannya selalu gatal melihat kertas, buku, atau pernak-pernik lain yang dianggapnya berantakan atau tak pada tempatnya. Belum lagi kalau barang-barang atau kertas-kertas itu sebetulnya sudah usang. Justru, jika tak dirapikan dan dibereskan, mungkin keadaan dalam rumah akan semakin berantakan. Jumlah segala tumpukan kertas atau lainnya semakin menjadi-jadi karena akan terus bertambah.

Yang sering memicu konflik adalah bila pasangan yang hobi "memulung" malas merapikan barang-barangnya, sementara pasangan lainnya hobi berbenah dan membuang benda-benda yang sudah tidak enak dipandang mata. Oleh karena itu, mintalah izin kepada si pemilik barang bila ingin membenahi koleksinya. Tanyakan pula pada pasangan, apa saja yang boleh dibuang dan yang tidak. "Ini mau diapakan? Apakah kamu mau membereskannya sendiri? Kalau aku yang bereskan mana yang boleh kubuang?" atau, "Kamu sebaiknya pilah dulu mana yang mau dibuang dan nanti sisanya saya yang rapikan." Bila pasangan tak mau memilah, katakan saja secara baik-baik bahwa barang yang disimpannya sudah menumpuk atau terlampau banyak.

Jika pun sampai terjadi konflik, selesaikankah dengan bijaksana. Jangan sampai urusan sepele jadi lebih penting daripada pasangan. Bila memang tanpa sengaja benda-benda penting itu terbuang, maka siapa pun yang melakukannya harus meminta maaf. Pasangan yang merasa dirugikan pun hendaknya berbesar hati menerima kekhilafannya. Bila kebiasaan menumpuk barang disebabkan kesembronoan, maka hendaknya perilaku tersebut diperbaiki. Namun, bila maksudnya menyimpan atau mengoleksi, maka harus dihargai. Hanya saja dalam hal itu tetap dituntut tanggung jawabnya, selain juga harus bisa menjaga perasaan pasangan.

baca selanjutnya...

Belum Haji sudah mabrur.

Ini kisah tentang Yu Timah. Siapakah dia? Yu Timah adalah tetangga kami. Dia salah seorang penerima program Subsidi Langsung Tunai (SLT) yang kini sudah berakhir. Empat kali menerima SLT selama satu tahun jumlah uang yang diterima Yu Timah dari pemerintah sebesar Rp 1,2 juta. Yu Timah adalah penerima SLT yang sebenarnya. Rumahnya berlantai tanah, berdinding anyaman bambu, tak punya sumur sendiri. Bahkan status tanah yang di tempati gubuk Yu Timah adalah bukan milik sendiri.?

Usia Yu Timah sekitar lima puluhan, berbadan kurus dan tidak menikah. Barangkali karena kondisi tubuhnya yang kurus, sangat miskin, ditambah yatim sejak kecil, maka Yu Timah tidak menarik lelaki manapun. Jadilah Yu Timah perawan tua hingga kini. Dia sebatang kara. Dulu setelah remaja,Yu Timah bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Jakarta. Namun, seiring usianya yang terus meningkat, tenaga Yu Timah tidak laku di pasaran pembantu rumah tangga. Dia kembali ke kampung kami. Para tetangga bergotong royong membuatkan gubuk buat Yu Timah bersama emaknya yang sudah sangat renta.Gubuk itu didirikan di atas tanah tetangga yang bersedia menampung anak dan emak yang sangat miskin itu.

Meski hidupnya sangat miskin, Yu Timah ingin mandiri. Maka ia berjualan nasi bungkus. Pembeli tetapnya adalah para santri yang sedang mondok di pesantren kampung kami. Tentu hasilnya tak seberapa. Tapi Yu Timah bertahan. Dan nyatanya dia bisa hidup bertahun-tahun bersama emaknya. Setelah emaknya meninggal Yu Timah mengasuh seorang kemenakan. Dia biayai anak itu hingga tamat SD. Tapi ini zaman apa. Anak itu harus cari makan. Maka dia tersedot arus perdagangan pembantu rumah tangga dan lagi-lagi terdampar di Jakarta. Sudah empat tahun terakhir ini Yu Timah kembali hidup sebatang kara dan mencukupi kebutuhan hidupnya dengan berjualan nasi bungkus. Untung di kampung kami ada pesantren kecil. Para santrinya adalah anak-anak petani yang biasa makan nasi seperti yang dijual Yu Timah.

Kemarin Yu Timah datang ke rumah saya. Saya sudah mengira pasti dia mau bicara soal tabungan. Inilah hebatnya. Semiskin itu Yu Timah masih bisa menabung di bank perkreditan rakyat syariah di mana saya ikut jadi pengurus. Tapi Yu Timah tidak pernah mau datang ke kantor. Katanya, malu sebab dia orang miskin dan buta huruf. Dia menabung Rp 5.000 atau Rp 10 ribu setiap bulan. Namun setelah menjadi penerima SLT Yu Timah bisa setor tabungan hingga Rp 250 ribu. Dan sejak itu saya melihat Yu Timah memakai cincin emas. Yah, emas. Untuk orang seperti Yu Timah, setitik emas di jari adalah persoalan mengangkat harga diri. Saldo terakhir Yu Timah adalah Rp 650 ribu.

Yu Timah biasa duduk menjauh bila berhadapan dengan saya. Malah maunya bersimpuh di lantai, namun selalu saya cegah. ''Pak, saya mau mengambil tabungan,'' kata Yu Timah dengan suaranya yang kecil. ''O, tentu bisa. Tapi ini hari Sabtu dan sudah sore. Bank kita sudah tutup.
Bagaimana bila Senin?''
''Senin juga tidak apa-apa. Saya tidak tergesa.''
''Mau ambil berapa?'' tanya saya.
''Enam ratus ribu, Pak.''
''Kok banyak sekali. Untuk apa, Yu?''
Yu Timah tidak segera menjawab. Menunduk, sambil tersenyum malu-malu.
''Saya mau beli kambing kurban, Pak. Kalau enam ratus ribu saya tambahi
dengan uang saya yang di tangan, cukup untuk beli satu kambing.''

Saya tahu Yu Timah amat menunggu tanggapan saya. Bahkan dia mengulangi
kata-katanya karena saya masih diam. Karena lama tidak memberikan
tanggapan, mungkin Yu Timah mengira saya tidak akan memberikan uang
tabungannya. Padahal saya lama terdiam karena sangat terkesan oleh
keinginan Yu Timah membeli kambing kurban.
''Iya, Yu. Senin besok uang Yu Timah akan diberikan sebesar enam ratus
ribu. Tapi Yu, sebenarnya kamu tidak wajib berkurban. Yu Timah bahkan
wajib menerima kurban dari saudara-saudara kita yang lebih berada. Jadi,
apakah niat Yu Timah benar-benar sudah bulat hendak membeli kambing
kurban?
''Iya Pak. Saya sudah bulat. Saya benar-benar ingin berkurban. Selama
ini memang saya hanya jadi penerima. Namun sekarang saya ingin jadi
pemberi daging kurban.''
''Baik, Yu. Besok uang kamu akan saya ambilkan di bank kita.''
Wajah Yu Timah benderang. Senyumnya ceria. Matanya berbinar. Lalu minta
diri, dan dengan langkah-langkah panjang Yu Timah pulang.
Setelah Yu Timah pergi, saya termangu sendiri.

Kapankah Yu Timah mendengar, mengerti, menghayati, lalu menginternalisasi ajaran kurban
yang ditinggalkan oleh Nabi Ibrahim? Mengapa orang yang sangat awam itu bisa punya keikhlasan demikian tinggi sehingga rela mengurbankan hampir seluruh hartanya? Pertanyaan ini muncul karena umumnya ibadah haji yang biayanya mahal itu tidak mengubah watak
orangnya. Mungkin saya juga begitu. Ah, Yu Timah, saya jadi malu. Kamu yang belum naik haji, atau tidak akan pernah naik haji, namun kamu sudah jadi orang yang suka berkurban. Kamu sangat miskin, tapi uangmu tidak kaubelikan makanan, televisi, atau pakaian yang bagus.
Uangmu malah kamu belikan kambing kurban. Ya, Yu Timah. Meski saya dilarang dokter makan
daging kambing, tapi kali ini akan saya langgar. Saya ingin menikmati daging kambingmu yang sepertinya sudah berbau surga. Mudah-mudahan kamu mabrur sebelum kamu naik haji.
oleh : Ahmad Tohari

baca selanjutnya...

Mandikan aku Bunda.

Sering kali orang tidak mensyukuri apa yang dimilikinya sampai akhirnya...

Rani, sebut saja begitu namanya. Kawan kuliah ini berotak cemerlang dan memiliki idealisme tinggi. Sejak masuk kampus, sikap dan konsep dirinya sudah jelas: meraih yang terbaik, di bidang akademis maupun profesi yang akan digelutinya. ''Why not the best,'' katanya selalu, mengutip seorang mantan presiden Amerika. Ketika Universitas mengirim mahasiswa untuk studi Hukum Internasional di Universiteit Utrecht, Belanda, Rani termasuk salah satunya. Saya lebih memilih menuntaskan pendidikan kedokteran. Berikutnya, Rani mendapat pendamping yang ''selevel''; sama-sama berprestasi, meski berbeda profesi.?


Alifya, buah cinta mereka, lahir ketika Rani diangkat sebagai staf diplomat, bertepatan dengan tuntasnya suami dia meraih PhD. Lengkaplah kebahagiaan mereka. Konon, nama putera mereka itu diambil dari huruf pertama hijaiyah ''alif'' dan huruf terakhir ''ya'', jadilah nama yang enak didengar: Alifya. Saya tak sempat mengira, apa mereka bermaksud menjadikannya sebagai anak yang pertama dan terakhir.

Ketika Alif, panggilan puteranya itu, berusia 6 bulan, kesibukan Rani semakin menggila. Bak garuda, nyaris tiap hari ia terbang dari satu kota ke kota lain, dan dari satu negara ke negara lain. Setulusnya saya pernah bertanya, ''Tidakkah si Alif terlalu kecil untuk ditinggal-tinggal?'' Dengan sigap Rani menjawab, ''Oh, saya sudah mengantisipasi segala sesuatunya. Everything is OK!'' Ucapannya itu betul-betul ia buktikan. Perawatan dan perhatian anaknya, ditangani secara profesional oleh baby sitter mahal. Rani tinggal mengontrol jadual Alif lewat telepon. Alif tumbuh menjadi anak yang tampak lincah, cerdas dan gampang mengerti.

Kakek-neneknya selalu memompakan kebanggaan kepada cucu semata wayang itu, tentang kehebatan ibu-bapaknya. Tentang gelar dan nama besar, tentang naik pesawat terbang, dan uang yang banyak. ''Contohlah ayah-bunda Alif, kalau Alif besar nanti.'' Begitu selalu nenek Alif, ibunya Rani, berpesan di akhir dongeng menjelang tidurnya. Ketika Alif berusia 3 tahun, Rani bercerita kalau dia minta adik. Terkejut dengan permintaan tak terduga itu, Rani dan suaminya kembali menagih pengertian anaknya.

Kesibukan mereka belum memungkinkan untuk menghadirkan seorang adik buat Alif. Lagi-lagi bocah kecil ini ''memahami'' orang tuanya. Buktinya, kata Rani, ia tak lagi merengek minta adik. Alif, tampaknya mewarisi karakter ibunya yang bukan perengek. Meski kedua orangtuanya kerap pulang larut, ia jarang sekali ngambek.
Bahkan, tutur Rani, Alif selalu menyambut kedatangannya dengan penuh ceria. Maka, Rani menyapanya ''malaikat kecilku''. Sungguh keluarga yang bahagia, pikir saya. Meski kedua orangtuanya super sibuk, Alif tetap tumbuh penuh cinta. Diam-diam, saya iri pada keluarga ini.

Suatu hari, menjelang Rani berangkat ke kantor, entah mengapa Alif menolak dimandikan baby sitter. ''Alif ingin Bunda mandikan,'' ujarnya penuh harap. Karuan saja Rani, yang detik ke detik waktunya sangat diperhitungkan, gusar. Ia menampik permintaan Alif sambil tetap gesit berdandan dan mempersiapkan keperluan kantornya. Suaminya pun turut membujuk Alif agar mau mandi dengan Tante Mien, baby sitter-nya. Lagi-lagi, Alif dengan pengertian menurut, meski wajahnya cemberut.Peristiwa ini berulang sampai hampir sepekan. ''Bunda, mandikan aku!'' kian lama suara Alif penuh tekanan. Toh, Rani dan suaminya berpikir, mungkin itu karena Alif sedang dalam masa pra-sekolah, jadinya agak lebih minta perhatian. Setelah dibujuk-bujuk, akhirnya Alif bisa ditinggal juga.

Sampai suatu sore, saya dikejutkan telponnya Mien, sang baby sitter. ''Bu dokter, Alif demam dan kejang-kejang. Sekarang di Emergency.'' Setengah terbang, saya ngebut ke UGD. But it was too late. Allah swt sudah punya rencana lain. Alif, si malaikat kecil, keburu dipanggil pulang oleh-Nya.
Rani, ketika diberi tahu soal Alif, sedang meresmikan kantor barunya. Ia shock berat. Setibanya di rumah, satu-satunya keinginan dia adalah memandikan putranya. Setelah pekan lalu Alif mulai menuntut, Rani memang menyimpan komitmen untuk suatu saat memandikan anaknya sendiri.
Dan siang itu, janji Rani terwujud, meski setelah tubuh si kecil terbaring kaku. ''Ini Bunda Lif, Bunda mandikan Alif,'' ucapnya lirih, di tengah jamaah yang sunyi. Satu persatu rekan Rani menyingkir dari sampingnya, berusaha menyembunyikan tangis.

Ketika tanah merah telah mengubur jasad si kecil, kami masih berdiri mematung di sisi pusara. Berkali-kali Rani, sahabatku yang tegar itu, berkata, ''Ini sudah takdir, ya kan. Sama saja, aku di sebelahnya ataupun di seberang lautan, kalau sudah saatnya, ya dia pergi juga kan?'' Saya diam saja. Rasanya Rani memang tak perlu hiburan dari orang lain. Suaminya mematung seperti tak bernyawa. Wajahnya pias, tatapannya kosong. ''Ini konsekuensi sebuah pilihan,'' lanjut Rani, tetap mencoba tegar dan kuat. Hening sejenak. Angin senja meniupkan aroma bunga kamboja.
Tiba-tiba Rani berlutut. ''Aku ibunyaaa!'' serunya histeris, lantas tergugu hebat. Rasanya baru kali ini saya menyaksikan Rani menangis, lebih-lebih tangisan yang meledak. ''Bangunlah Lif, Bunda mau mandikan Alif. Beri kesempatan Bunda sekali saja Lif. Sekali saja, Aliiif..'' Rani merintih mengiba-iba. Detik berikutnya, ia menubruk pusara dan tertelungkup di atasnya. Air matanya membanjiri tanah merah yang menaungi jasad Alif. Senja pun makin tua.
Nasi sudah menjadi bubur, sesal tidak lagi menolong.

Hal yang nampaknya sepele sering kali menimbulkan sesal dan kehilangan yang amat sangat.
Sering kali orang sibuk 'di luaran', asik dengan dunianya dan ambisinya sendiri tidak mengabaikan orang-orang di dekatnya yang disayanginya. Akan masih ada waktu 'nanti' buat mereka jadi abaikan saja dulu. Sering kali orang takabur dan merasa yakin bahwa pengertian dan kasih sayang yang diterimanya tidak akan hilang. Merasa mereka akan mengerti karena mereka menyayanginya dan tetap akan ada. Pelajaran yang sangat menyedihkan.
Semoga yang membacanya bisa mengambil makna yang terkandung dalam kisah tsb.

Catch the chance, keep and manage it well

baca selanjutnya...

Efek samping optical mouse.

Kenyamanan optical mouse ternyata mempunyai efek samping yang
berbahaya. Tiga tahun semenjak peluncuran pertama optical mouse oleh
Microsoft, telah ditemukan ribuan kasus kelainan pada jaringan tangan
akibat radiasi yang dipancarkan mouse. Optical mouse bekerja dengan
memancarkan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi ke permukaan dibawahnya. Frekuensi yang digunakan jauh lebih tinggi dari pada pada
handphone.?

Telah diketahui secara luas bahwa telapak tangan dan kaki merupakan
pusat ujung-ujung syaraf tubuh. Radiasi yang dirasakan oleh telapak
tangan bisa berpengaruh fatal pada kesehatan.Karena menurut laporan WHO radiasi dari mouse setara 5 kali radiasi handphone.Akan tetapi radiasi mouse menjadi berbahaya karena dipegang terus menerus oleh pemakai komputer.Pengaruh radiasi dari mouse lebih terasa pada produk-produk berkualitasrendah, karena produk-produk yang bagus memiliki shield (pelindung)untuk melindungi pergelangan tangan."

WHO, GreenPeace, dan CNN sudah menghentikan penggunaan optical mouse untuk seluruh kegiatan di kantornya.Sementara Microsoft dan IBM mengucurkan dana sekitar 2milyar dolar untuk kerjasama pembuatan pointing device yang lebih aman. Mouse-mouse optical yang beredar di pasaran saat ini diproduksi oleh merk-merk yang tidak terkenal, padahal itu hanyalah sisa produksiindustri besar yang sudah menghentikan penjualan.

Untuk itu, cobalah memegang mouse hanya di saat diperlukan saja.
Berlatihlah menggunakan Hotkey (Ctrl-C, Ctrl-V untuk kopi paste).
Kembalilah menggunakan mouse model lama (bola).

baca selanjutnya...

Bookmark to:http://1keluarga.blogspot.com Icio Bookmark to:http://1keluarga.blogspot.com Digg Bookmark to:http://1keluarga.blogspot.com Del.icio.us Bookmark to:http://1keluarga.blogspot.com Facebook Bookmark to:http://1keluarga.blogspot.com Reddit Bookmark to:http://1keluarga.blogspot.com Propeller Bookmark to:http://1keluarga.blogspot.com Furl Bookmark to:http://1keluarga.blogspot.com Yahoo Bookmark to:http://1keluarga.blogspot.com Google Bookmark to:http://1keluarga.blogspot.com Blinklist Bookmark to:http://1keluarga.blogspot.com Diigo Bookmark to:http://1keluarga.blogspot.com Technorati Information